Jumaat, 7 Disember 2012

Dipetik dari Blog MUSAFIR ILMU (Putera Muizz) Irbid, Jordan.

‘Daerah’
itu daerah tenang
sekalipun ada yang kata usang.

Daerah
itu daerah damai
sekalipun sukar untuk kusampai .

Daerah
itu daerah terlarang
sekalipun aku mahu ke situ .

Biarkan saja aku impikan daerah itu….

Kata mereka daerah mu itu jauh .
Jawab ku pada Tuhan aku bersauh kukuh .
Yang jauh itu jiwa yang mungkir.
Padaku daerah ini amat hampir .

Kata mereka daerah kau itu sepi.
Jawabku aku tak pernah sunyi dengan alunan murni .
Yang sepi itu jiwa yang inginkan pujian.
Padaku cukuplah dengan irama keredhaan Tuhan .


Daerahku ini
daerah berpendirian .
Berpaksikan firman Tuhan .
Bukan hukum insan bukan gema sorakan bukan riuh tepukan .
Daerah ini tak pernah peduli .
Apa kata abdi atau pembesar negeri.

Daerah ini berpasakkan Nabi .
Bagindalah mimpi .
Bagindalah realiti..

Biarkan saja aku di daerah ini .
Sekalipun ada yang tak gemari.
Biarkan saja aku di daerah ini .
Sendiri membawa diri dan sanubari .

Biarkan saja aku di daerah ini .
Sekalipun ada yang tak gemari .
Biarkan saja aku di daerah ini.
Kerna aku mengerti ia amat suci dan abadi .

Di daerah ini, biarlah aku……..
Simpankan ‘daerah’ itu untuk aku kerana daerah itu ada di dada kamu…….

Ya!!!
Akan aku pastikan .Daerah itu milik aku.......

1 ulasan:

  1. Terima kasih Muizz...."Daerah itu milik aku juga..."

    BalasPadam